Awal Amuk Kembang Sebelum SEKARMURKA

[Proses 1] Awal Amuk Kembang Sebelum SEKARMURKA

SEBELUM SEKARMURKA terpantik sebagai satu judul teater yang akan dipentaskan oleh Tim JARINGPROject, awalnya merupakan cerita yang ditulis Desi Puspitasari dengan judul Amuk Kembang. Yaitu pada akhir bulan April 2017, tepatnya setelah Desi Puspitasari dan Utroq Trieha bertemu dengan teman-teman JARINGPROject lain pada dua kesempatan berbeda. Pertama di home-base Kalanari  bertemu dengan Ibed Surganayuga. Dan yang kedua »» selengkapnya…

Pertunjukan Perawan Batin PSBK 1

Pertunjukan Perawan Batin dalam Jagongan Wagen

Pertunjukan Perawan Batin | JAGONGAN WAGEN merupakan kegiatan rutin yang diadakan di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja di Bantul. Event ini dimaksudkan menjadi ruang bagi masyarakat seni dan selain seni untuk bersama-sama menjaankan proses belajar kreatif, kolaboratif, eksploratif dan edukatif melalui proses penciptakaan dan pementasan. Perawan Batin merupakan salah satu judul pertunjukan yang hadir di Jagongan »» selengkapnya…

Majalah Tempo: Pentas Menjaring Malaikat -Jakarta

Pentas Menjaring Malaikat | Sutradara Ibed Surgana Yuga bertendensi mengkontekskan kisah sureal Danarto ini. Ia tak bertahan pada sudut oandang malaikat. Desi Puspitasari, penulis skenario, memanjangkan naskah asli Danarto. Porsi tukang kebun diperbesar. Dibuat adegan tersendiri. Kalimat Danarto ditambah-tambahi. Jamal memainkan malaikat sekaligus tukang kebun dan guru. Adegan tukang kebun cenderung klise. Tukang kebun itu merasa »» selengkapnya…

[Proses 8] “Menjaring Malaikat” sebagai Persembahan Totalitas dalam Berkarya

Beberapa hari setelah pertunjukan Teater Tunggal “Menjaring Malaikat” kami lakukan di Solo, Afrizal Malna dan pihak Festival Kesenian Jakarta up Dewan Kesenian Jakarta menghubungi Sutradara dan juga Aktor, yang kemudian hal ini disampaikan kepada Tim JARINGproject. Kami pun melakukan pertemuan kembali dan sedikit berdiskusi pada malam hari, yaitu dilakukan di sebuah angkringan kawasan Mujamuju Yogyakarta. Ada »» selengkapnya…

Menjaring Malaikat Jakarta | Jibril ala Jamaluddin Latif

Jibril ala Jamaluddin Latif

Jibril ala Jamaluddin Latif | MENGENAKAN jas, malaikat itu tampak gagah. Keren. Dua sayap terkembang di punggungnya. Ia memakai sepatu bot dengan alat beroda di kaki yang bisa maju-mundur. Lalu ia berputar-putar di panggung Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pekan lalu. Itulah Jibril versi Jamaluddin latif. Terasa modern sosoknya. Jamaluddin Latif memonologkan naskah surealis »» selengkapnya…